NAJAF, KOMPAS.com – Seorang ulama Syiah paling berpengaruh di Irak mengatakan, ratusan tentara tambahan Amerika Serikat yang dikirim ke Irak akan menjadi “target serangan" baru. Saat Carter mengumumkan adanya tambahan personil AS, hal itu berarti total anggota militer AS di Irak masih sekitar 4.600 personil. “Mereka akan menjadi target kami,” kata Moqtada al-Sadr, ulama Syiah ternama Irak dalam sebuah pernyataan di sebuah situs berita daring pada Minggu (17/7/2016). Menteri Keamanan AS, Ashton Carter, dalam kunjungan ke Baghdad pekan lalu mengatakan, 560 tentara tambahan dikirim ke Irak untuk memerangi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Pertempuran antara pasukan AS dengan milisi Tentara Mahdi terjadi di Baghdad, ibu kota Irak, hingga kota Najaf di bagian Irak selatan.
Source: Kompas July 18, 2016 09:44 UTC