Pemkot ingin menjadikan balai RW dan broadband learning center (BLC) sebagai tempat belajar bagi siswa tidak mampu. Bahkan, disediakan anggaran Rp 11 miliar untuk menambah fasilitas balai RW agar selaras. Kami sediakan printer agar anak-anak bisa print dan cetak di balai RW atau BLC,’’ papar Risma Sabtu (18/7). Wakil Ketua RW 14 Kali Rungkut Joko Murijantono menyatakan, akses internet di balai RW juga tidak selalu aktif. Balai RW itu memang punya tempat di lantai 2 yang bisa saja dijadikan sebagai tempat belajar.
Source: Jawa Pos July 19, 2020 05:03 UTC