“Saya kira sulit ya kalau dalam kondisi seperti ini selama angka penularan tinggi sulit bagi Indonesia untuk mengakselerasi ekonomi tumbuh 5 persen,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Selasa (6/10). Baca juga: Masih Negatif, Pemerintah Prediksi Ekonomi Kuartal III Lebih BaikDi sisi lain, ekspor impor juga sulit diharapkan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi karena kondisi ekonomi global yang masih suram. Selain itu, investor saat ini juga tengah wait and see dan mencari negara yang paling aman untuk menjadi basis produksi manufaktur. Sehingga pemberian fasilitas maupun insentif berdasarkan kasus masing-masing alias case by case. Ancaman ini tentu berdampak pada multi sektoral seperti melemahnya daya beli masyarakat hingga tingkat kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Source: Jawa Pos October 06, 2020 16:07 UTC