Botol dan jarum suntik terlihat di depan logo Johnson & Johnson yang ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil pada 11 Januari 2021. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]TEMPO.CO, Jakarta - Johnson & Johnson mengumumkan bahwa dosis penguat atau booster vaksin Covid-19 mereka meningkatkan perlindungan hingga 94 persen jika diberikan dua bulan setelah penyuntikan dosis tunggal. Mereka mengklaim bahwa antibodi terus meningkat hingga 12 kali lipat empat pekan setelah penyuntikan booster. Kepala penelitian global Johnson & Johnson Mathai Mammen mengatakan vaksin dosis tunggal mereka memberikan respons imun yang kuat dan memori imun yang berlangsung lama. "Sebuah vaksin Covid-19 dosis tunggal yang mudah digunakan, didistribusikan dan diberikan, serta memberikan perlindungan yang kuat dan tahan lama sangat penting untuk memvaksinasi populasi global," kata direktur sains Johnson & Johnson Paul Stoffels.
Source: Koran Tempo September 23, 2021 02:00 UTC