Ia menyebut serangan tersebut sebagai "pelanggaran terang-terangan" terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dinilai mengancam perdamaian dan stabilitas internasional. "Republik Bolivarian Venezuela menolak, mengecam, dan mengadukan kepada komunitas internasional agresi militer sangat serius yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah dan penduduk Venezuela," kata Gil. Gil menambahkan Presiden Nicolas Maduro telah menandatangani dekret yang menetapkan Status Gangguan Eksternal di seluruh wilayah Venezuela guna melindungi warga negara serta memastikan lembaga-lembaga negara tetap berfungsi. Sebelumnya, sejumlah ledakan kuat dilaporkan terdengar di ibu kota Venezuela pada Sabtu, di tengah meningkatnya ketegangan antara Caracas dan Washington. Melalui platform Truth Social, Presiden AS Donald Trump mengklaim pasukannya telah melancarkan serangan militer ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro.
Source: Media Indonesia January 03, 2026 13:12 UTC