REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pakar imunologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) menekankan penguatan surveilans laboratorium dan diagnosis molekuler. Tujuannya untuk deteksi dini varian influenza A H3N2 Subclade K atau superflu di Indonesia guna mencegah risiko komplikasi berat. “Virus influenza, khususnya tipe A sangat dinamis. Ia menjelaskan virus influenza A memiliki variasi antigenik tinggi akibat perubahan pada protein permukaan hemaglutinin dan neuraminidase melalui proses antigenic drift, sehingga virus terus berevolusi dan berpotensi meningkatkan tingkat penularan maupun keparahan penyakit. "Selain surveilans, vaksinasi influenza tahunan tetap diperlukan untuk menekan risiko keparahan penyakit, seiring kemampuan virus influenza yang terus bermutasi dari waktu ke waktu," katanya.
Source: Republika January 07, 2026 20:17 UTC