Sementara itu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan sebanyak 2.014 orang positif terjangkit virus corona atau novel coronavirus (nCov) dan 56 meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Mengutip data resmi WHO per tanggal 26 Januari 2020 di Jakarta, Senin, jumlah kasus virus corona pada 26 Januari meningkat sebanyak 694 kasus. TEMPO/SubektiSebelumnya, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Subandriyo mengatakan virus corona banyak ditemukan terutama pada hewan. Virus corona yang ditemukan di Cina teridentifikasi jenis baru dan belum pernah ditemukan sebelumnya sebagai virus corona yang menyerang manusia. Virus corona jenis baru yang ditemukan di Cina itu secara kekerabatan dekat dengan virus SARS, dan dapat menular tidak hanya dari hewan pembawa virus tapi juga antar manusia.
Source: Koran Tempo January 27, 2020 13:07 UTC