Sektor migas mengalami tekanan akibat wabah corona dan anjloknya harga minyak. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Merebaknya wabah virus corona membuat perusahaan migas perlu melakukan revisi rencana kerja. Apalagi merebaknya wabah virus corona juga ditambah dengan anjloknya harga minyak. Meski anak usaha sudah berencana untuk melakukan revisi rencana kerja, namun induk usaha, PT Pertamina (Persero) masih belum berencana untuk mengubah target. Vice President Planning and Investor Relations Medco Energi Internasional Myrta Sri Utami menjelaskan di tengah tren harga minyak yang masih rendah, Medco Energi melakukan revisi target operasional produksi dan capex.
Source: Republika April 13, 2020 11:15 UTC