(sumber: Bakamla)TEMPO.CO, Pangkalpinang - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta eksploitasi timah di Pulau Lepar Kabupaten Bangka Selatan dihentikan, seiring ancaman krisis ekologi di daerah tersebut. dikhawatirkan Pulau Lepar akhirnya akan tenggelam jika eksploitasi timah terus dibiarkan. Direktur Eksekutif Walhi Bangka Belitung Jessix Amundian mengatakan, tenggelamnya pulau akibat eksploitasi sumber daya alam sudah terjadi 2019 lalu di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. "Terbitnya IUP produksi timah Pulau Lepar sangat kita sesalkan mengingat pulau-pulau kecil sangat rentan, terutama menyangkut keselamatan rakyat dan keseimbangan ekologi di kawasan tersebut," ujar dia. Jessix menambahkan selain aktivitas pertambangan dan HGU perkebunan sawit skala besar, di Pulau Lepar juga terdapat IUP produksi timah seluas 375 hektar.
Source: Koran Tempo January 27, 2020 15:45 UTC