Manila, Beritasatu.com - Seorang wali kota di Filipina yang masuk dalam “daftar narkoba” Presiden Filipina Rodrigo Duterte, ditembak mati oleh geng pria bersenjata lengkap yang menyerang konvoi polisi untuk mengangkut politisi. Wali Kota Clarin di Provinsi Misamis Occidental, David Navarro, tewas dan lima lainnya terluka dalam serangan pada tengah hari bolong itu, termasuk seorang petugas polisi yang tertembak di bagian kaki. Konvoi polisi diserang saat Navarro sedang dipindahkan ke kantor kejaksaan di kota Cebu untuk menghadapi dakwaan penyerangan terhadap seorang terapis pijat. Navarro dilaporkan memakai rompi anti-peluru dan diapit oleh para petugas dalam mobil patroli saat konvoi itu diserang. Navarro menjadi wali kota ke-13 yang tewas di Filipina sejak Juni 2016.
Source: Suara Pembaruan October 26, 2019 01:07 UTC