REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Warga China di berbagai daerah mulai cemas dihantui meningkatnya kasus positif Covid-19 yang penularannya melalui pencampuran tetesan di udara sehingga membentuk aerosol. Kondisi ini menyebabkan infeksi setelah terhirup yang dikenal juga dengan sebutan transmisi aerosol. Kasus positif Covid-19 melalui transmisi aerosol tersebut diyakini telah menyebabkan penambahan kasus harian secara massif di berbagai daerah di China. Pusat pencegahan dan pengendalian penyakit menular di Ningbo mengingatkan masyarakat agar mewaspadai kemungkinan Covid-19 melalui transmisi aerosol. Transmisi aerosol dapat terjadi di ruang kecil atau terbatas seperti lift dan gedung bioskop.
Source: Republika April 14, 2022 10:54 UTC