[CNN]TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Iran, Hassan Rouhani, memutuskan untuk melarang warganya menggelar pesta pernikahan di kala pandemi Corona. Pertimbangan Hassan Rouhani, acara pernikahan di mana banyak warga berkumpul berpotensi memperburuk pandemi Corona. Tak lama setelah Hassan Rouhani mengumumkan pernikahan atau pesta dilarang selama masa pandemi, aparat keamanan langsung bertindak. Iran tercatat memiliki 255 ribu kasus, 12 ribu korban jiwa, serta 217 pasien sembuh akibat pandemi Corona. Lockdown pandemi Corona sudah dilonggarkan sejak pertengahan April lalu, namun kembali dikaji seiring dengan meningkatnya jumlah kasus terkait pandemi Corona.
Source: Koran Tempo July 12, 2020 05:03 UTC