TOKYO, KOMPAS.com - Lembaga penyiaran publik di Jepang, NHK, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga seorang reporter muda yang meninggal akibat gagal jantung. Bukan kematian biasa, reporter bernama Miwa Sado, diyakini mengalami gangguan kesehatan setelah menjalani lembur 159 jam dalam sebulan. Wartawati berumur 31 tahun itu yang bertugas menangani berita politik di Tokyo, ditemukan tewas di kamar tidurnya pada Juli 2013 silam. "Pihak NHK bertemu orangtua yang bersangkutan di rumah mereka pada pagi hari, dan meminta maaf," kata Jurubicara NHK kepada AFP. Tentu kasus ini pun menjadi pukulan telak bagi NHK yang telah berkampanye melawan budaya lama di negara itu.
Source: Kompas October 06, 2017 07:07 UTC