Tempo/ Aditia NoviansyahTEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain membenarkan insiden penghadangan terhadap dirinya oleh sejumlah warga adat Dayak di Bandara Susilo Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. “Saya tak turun dari pesawat. Baca : Menkopolhukam Berharap MUI Keluarkan Fatwa yang BaikMenurut Tengku, kelompok orang yang diketahui merupakan anggota Dewan Adat Dayak itu sudah berbaris menunggu pesawat yang mendarat. Isinya menolak FPI, saya kan bukan FPI, saya (dari) MUI.”Pria yang merupakan ustad tersebut mengaku sempat shock dengan kejadian tersebut. Ada juga agenda pelantikan cabang Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI),” tuturnya.
Source: Koran Tempo January 12, 2017 20:38 UTC