JAKARTA, KOMPAS.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, YY mengirimkan pesan berisi ancaman pembunuhan Presiden Joko Widodo dan peledakan asrama Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat dengan tujuan mencari popularitas. Pesan ancaman itu dikirimkan melalui grup WhatsApp bernama Silaturahmi. Baca juga: Ancam Bunuh Jokowi dan Ingin Ledakkan Asrama Brimob, Pria di Depok DitangkapDedi menjelaskan, grup WhatsApp Silaturahmi adalah sebuah komunitas pendukung salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada penyelenggaraan Pemilu 2019. Baca juga: Polisi Tangkap Pria yang Curi Senjata Api Brimob dan Uang Saat Kerusuhan 22 MeiSeperti diketahui, YY ditangkap di kawasan Depok pada Selasa (11/6/2019). YY diduga mengancam membunuh Presiden Joko Widodo dan meledakkan asrama brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada 29 Juni 2019.
Source: Kompas June 12, 2019 09:11 UTC