Menurut Yusril, Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tersebut, belum jelas apakah menggunakan permohonan versi 24 Mei atau 10 Juni yang sudah ditambahkan. Baca: Sidang MK, Tim Hukum Prabowo Kutip Pendapat Yusril Ihza“Ini masih hal yang sebenarnya ingin kami persoalkan. Tim Kuasa Hukum Prabowo - Sandiaga, diketahui sebelumnya memang mengajukan dua kali permohonan kepada MK. Ia mengaku menemukan hal-hal baru yang tak ia temukan dari berkas permohonan Prabowo - Sandiaga pada 24 Mei yang sudah pihaknya pelajari. Untuk itu, Yusril mengatakan akan menyampaikan hal itu pada saat diberikan kesempatan, setelah Bambang dan timnya selesai membacakan permohonan.
Source: Koran Tempo June 14, 2019 06:22 UTC