REPUBLIKA.CO.ID, BETLEHEM -- Pemimpin aksi mogok makan tahanan Palestina, Marwan al-Barghouti, dilarikan ke rumah sakit setelah kondisi kesehatannya menurun. Selain Barghouti, sekitar 154 tahanan lainnya yang ikut melakukan aksi mogok makan juga dilarikan ke rumah sakit akibat akibat kondisi kesehatan mereka yang semakin menurun. Hingga memasuki hari ke-38 aksi mogok makan, Israel belum juga memenuhi tuntutan para tahanan. Juru bicara resmi Aliansi Pembebasan Tahanan Palestina, Amani Amaniy menjelaskan bahwa Palang Merah Palestina harus mengevaluasi kinerjanya terkait dengan pelayanannya terhadap para tahanan Palestina. Karena saat ini, kondisi para tahanan yang melakukan aksi mogok makan sangat kritis dan memerlukan bantuan medis yang cukup intensif.
Source: Republika May 26, 2017 03:22 UTC