Di ruas itu, lubang jalan diberi warna ngejreng. Soalnya, baru tadi pagi saya tahu ada lubang oranye itu,” jelasnya, lalu menujuk ke arah lubang tersebut. Jika melewati jalan itu, pengendara yang tidak berhati-hati bisa cukup terguncang. Pejabat pembuat komitmen (PPK) ruas Waru–Porong BBPJN VIII Suhariyatno menerangkan, pengecatan jalan itu sengaja dilakukan sembari menunggu perbaikan. Kepala BBPJN VIII I Ketut Darmawahana menegaskan, BBPJN VIII tidak tutup mata terhadap tanggung jawab yang diembannya.
Source: Jawa Pos February 13, 2017 22:18 UTC