JawaPos.com - Tagar '2019 Ganti Presiden' dinilai miskin narasi. Selain itu, tagar ini menimbulkan multi tafsir atas tagline ganti presiden. Pernyataan tersebut disampaikan Aktivis 98, Taufan Hunneman ketika menanggapi pro dan kontra gerakan ini. "Karena multi tafsir inilah, maka ada yang menafsirkan sebagai makar," ujar Taufan kepada JawaPos.com, kemarin. Sebab ada rakyat sedang menikmati stabilitas negara, sehingga persepsi ganti presiden upaya mengusik ketenangan rakyat"Ganti presiden di samping miskin narasi, multi tafsir.
Source: Jawa Pos August 27, 2018 21:33 UTC