JawaPos.com - Banyaknya tenaga kerja asing yang mengadu nasib di Kota Batam membuat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) daera setempat tidak mendapatkan alokasi khusus untuk anggaran dari APBD. Artinya, tak ada anggaran dari APBD Batam yang masuk ke dinas tersebut. Tak ada anggaran dari APBD. Padahal dana IMTA ini seharunya diperuntukkan untuk pengembangan dan pelatihan kompetensi tenaga kerja. Adapun Rp 15 miliar anggaran pelatihan itu diperuntukan untuk pendidikan dan pelatihan keterampilan pencari kerja Rp 4,5 miliar, pelatihan dan peningkatan kemampuan tenaga kerja Rp 10,5 miliar dan pelatihan kewirausahaan Rp 613 juta.
Source: Jawa Pos January 17, 2017 20:55 UTC