Indeks Keluarga Modern 2017 melaporkan, setengah dari mereka cenderung memilih pekerjaan minim stres agar bisa lebih banyak berkontribusi dalam pengasuhan anak. Laporan yang terbit pada Senin (16/1) itu menyebutkan, sebanyak 53 persen ayah millenial sengaja mencari pekerjaan yang tingkat stresnya rendah. Sementara, 48 persen ayah bersedia dipotong gajinya demi mendapatkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga. Seperlima dari para ayah itu mengatakan majikan mereka tidak simpatik mengenai kondisi anak dan menuntut pekerjaan berjalan tanpa gangguan. Angka kecenderungan memilih pekerjaan minim stres relatif meningkat pada para ayah yang usianya lebih muda, mengindikasikan perubahan mental lintas angkatan kerja.
Source: Republika January 17, 2017 21:03 UTC