Fachri menambahkan, kewaspadaan juga harus dibangun karena saat ini masih periode pertumbuhan siklon tropis di wilayah bagian selatan Indonesia. Dan, dari beberapa catatan kejadian dari 2008 hingga 2021, siklon tropis tak pernah absen dan bahkan, "Frekuensi semakin intens tiap tahun.”Menurutnya, siklon tropis yang harus paling diwaspadai adalah siklon tropis yang tumbuh di perairan Samudera Hindia bagian selatan Indonesia. Ia turut menegaskan tidak berarti siklon tropis di tempat lain tidak memberikan dampak. Adanya Siklon Tropis Nyatoh di sekitar Filipina, dicontohkannya, juga memberikan dampak tidak langsung terutama di daerah Indonesia bagian utara. Oleh sebab itu, meskipun Indonesia belum mencapai puncak musim hujan, BMKG mengimbau semua warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan.
Source: Koran Tempo December 04, 2021 05:35 UTC