TEMPO.CO, Depok - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi 15 orang deportan dari Suriah. Mereka bagian dari 18 warga negara Indonesia yang pernah tinggal di Raqqah, yang sempat dijadikan ibu kota Negara Islam Irak Suriah (ISIS). Nur, 19 tahun, salah satu WNI yang dipulangkan dari Suriah, mengatakan mengikuti pelatihan kewirausahaan dari BNPT selama dua hari. Lihat: BNPT Luncurkan Dokumen Pendanaan Jaringan ISIS di IndonesiaNur mengimbau masyarakat tidak tergiur dengan janji-janji manis soal ekonomi oleh ISIS. Menurut Nur, penegakan syariat sesuai dengan Al-Quran dan sunah yang dikampanyekan ISIS bertolak belakang dengan perilaku mereka.
Source: Koran Tempo October 25, 2017 10:30 UTC