Erupsi Gunung Ili Lewotolok terlihat dari pemukiman warga di Kabupaten Lembata, NTT, Ahad, 29 November 2020. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, melaporkan sebanyak 2.782 jiwa telah dievakuasi. Berdasarkan laporan sementara, pola pengungsian Gunung Ili Lewotolok disesuaikan seperti pola pengungsian Gunung Merapi, dengan mengutamakan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. Sebelumnya diberitakan bahwa Gunung Ili Lewotolok kembali erupsi dan mengeluarkan kolom abu setinggi kurang lebih 4.000 m di atas puncak atau diperkirakan mencapai 5.423 meter di atas permukaan laut. Kini pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga.
Source: Koran Tempo November 29, 2020 22:30 UTC