REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Ibu Kota Thailand, Bangkok, pada Senin (14/1), menyemprotkan air ke udara yang panas dan jalanan, sementara pihak berwenang membagi-bagikan masker dalam upaya untuk memerangi polusi udara. Tingkat partikel debu berbahaya yang disebut PM 2,5 telah melampaui batas aman di 30 dari 50 distrik di Bangkok selama beberapa hari, kata Gubernur Bangkok Aswin Kwanmuang kepada para wartawan. Polusi di Bangkok pernah mencapai batas tidak sehat sebelumnya, biasanya di musim kemarau antara Januari dan Maret, namun tidak berlangsung lama. "Pihak kota akan membagikan masker N95 yang bisa melindungi warga dari debu PM 2,5. Dinas Pengendali Polusi mengatakan gas buang solar dari mobil berkontribusi 50-60 persen terhadap polusi sementara pembakaran sampah dan tanaman berkontribusi sekitar 35 persen.
Source: Republika January 14, 2019 16:07 UTC