Foto: IstimewaTEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Rikwanto menjelaskan cara Sultan Haikal, 19 tahun, tersangka peretas ribuan situs, merekrut anak buah. "Kebetulan sama-sama gemar main game, lalu tukar informasi dengan game dan mereka menjadi pemain game unggulan," katanya. Haikal merekrut mereka untuk meneruskan pembobolan situs yang telah dia buka untuk mencari keuntungan., “ kata Rikwanto. Tiga pemuda yang ditangkap sebelumnya, MKU (19 tahun), AI (19), dan NTM (27) memberikan kesaksian bahwa ada 4.600 situs yang pernah dibuka Haikal. Kebanyakan peretasan situs itu juga untuk urusan unjuk kemampuan.
Source: Koran Tempo April 06, 2017 00:22 UTC