TEMPO/Imam SukamtoTEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Indonesia Corruption Watch Donal Fariz menilai pertemuan antara Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi atau Dewas KPK dan tim hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah langkah yang keliru. Menurut Donal, pertemuan itu berpotensi menimbulkan benturan kepentingan di tengah polemik izin penggeledahan KPK terhadap Kantor DPP PDIP. Kepada Dewas, tim hukum PDIP menyerahkan surat berisi aduan soal petugas KPK yang mendatangi Kantor DPP PDIP. Dalam UU KPK hasil revisi, penggeledahan memang harus dilakukan atas izin Dewas. Akan tetapi, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar telah menyatakan bahwa tim KPK mendatangi Gedung DPP PDIP untuk menyegel ruangan diduga milik Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, bukan untuk menggeledah.
Source: Koran Tempo January 18, 2020 12:56 UTC