JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) membukukan keuntungan bersih sebesar Rp 800 miliar dari seluruh pendapatan sekitar Rp 46,6 triliun sepanjang 2016. Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, angka laba bersih Bulog masih dapat berubah karena jumlah keuntungan tersebut masih belum dilakukan audit. "Tahun 2016 masih unaudited, kalau laba sebelum pajak Rp 841,67 miliar atau tumbuh 115,67 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Rp 727,67 miliar," ungkap Djarot di Kantor Bulog, Jakarta, Selasa (31/1/2017). Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Wahyu mengatakan, Pada 2017 Perum Bulog menargetkan total pendapatan Rp 51,4 triliun dengan proyeksi laba sebesar Rp 1,1 triliun. "Kalau 2016 pendapatan Rp 46,6 triliun, kalau 2015 Rp 42 triliun," paparnya.
Source: Kompas January 31, 2017 13:41 UTC