Sekarang kecil sekali ada Pilkada yang tak ada duit suapnya" kata Busyro di Yogyakarta, Selasa 24 Oktober 2017. Busyro memaparkan praktek perhelatan pilkada di Indonesia yang masih diwarnai politik uang yang kian masif dan terstruktur. Pelakunya pemodal besar yang mengharapkan pamrih proyek negara di tempat ia mendukung calon kepala daerah yang bertarung dalam pilkada. BACA:Tangani Politik Uang, UU Pilkada Perkuat Wewenang BawasluIa mencontohkan fakta yang ditemukannya di sebuah kabupaten di Jawa Tengah. BACA; 1000 Laporan Politik Uang dalam Pilkada SerentakDari hubungan pemodal dengan kepala daerah terpilih dalam Pilkada itulah Busyro mengatakan segala proyek infrastruktur daerah dipastikan hanya akan menuruti instruksi kepala daerah bersangkutan.
Source: Koran Tempo October 25, 2017 00:11 UTC