Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menabur bunga di makam Presiden RI ke-2 Soeharto di Astana Giri Bangun, Karanganyar 19 September 2017. Sehari sebelumnya, Gatot bersama jajaran TNI juga menziarahi makam Soekarno dan Abdurrahman Wahid| AHMAD RAFIQTEMPO.CO, Jakarta - Jakarta-Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan instruksi pemutaran film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI merupakan pisau bermata dua bagi popularitas dan elektabilitas Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo. Yunarto berpendapat instruksi pemutaran ini hanya akan menarik simpati orang-orang yang memiliki nostalgia baik dengan Orde Baru. Popularitas Prabowo, kata Yunarto, unggul karena pernah menjadi calon presiden atau calon wakil presiden dalam pemilihan umum sebelumnya. Kedua, citra TNI yang dipandang dekat dengan rezim Orde Baru dapat membuat sebagian kalangan masyarakat menolak pencalonan Gatot.
Source: Koran Tempo September 23, 2017 04:30 UTC