YANGON, KOMPAS.com - Demo menentang kudeta Myanmar masih bergejolak, dan terbaru ribuan massa menyerukan Spring Revolution atau revolusi musim semi. Unjuk rasa kali ini adalah yang terbaru, menandai empat bulan sejak pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi digulingkan militer pada 1 Februari. Massa mulai berorasi di Yangon kota pusat komersial Myanmar. Baca juga: 3 Bulan Kudeta Militer Myanmar, Perlawanan Rakyat Belum Padam"Untuk mendapatkan demokrasi adalah tujuan kita!" Baca juga: Komandan Militer Tertinggi Myanmar Keluarkan Memo Internal Bunuh Pengunjuk Rasa
Source: Kompas May 02, 2021 09:33 UTC