PALEMBANG, KOMPAS.com - Lantaran mengejek kakak dan adik berinisial AP dan JR sebagai "Boy Band", M Indra Pratama (19) tewas ditusuk, setelah sebelumnya dikeroyok oleh enam orang saat menonton tari India di lokasi hajatan. Ia tewas ditusuk dengan luka di bagian dada sebelah kanan. Kapolsek Gandus Palembang AKP Paulin mengatakan, awalnya para pelaku dan korban bertemu di lokasi hajatan yang menyuguhkan tari India. Kemudian, terjadi aksi saling serang antarkelompok pemuda di lokasi hajatan, yang berujung pada penikaman korban hingga tewas. Tiga hari sebelum kejadian, AP dan JR tak suka dengan ucapan Indra yang menyebutkan jika mereka adalah pasangan "Boy Band".
Source: Kompas November 04, 2020 13:35 UTC