Pada era sekarang, rasanya sulit menemukan orang yang tidak punya akun medsos. Mereka meninggalkan akun medsos atau hiatus. Jadi, harus memfilter mana yang masih perlu dan nyaman buat kita, mana yang tidak,” tutur CEO Publicio PR dan director Fabulo PR tersebut. Dengan mengurangi akun medsos yang dikelola, pengajar Departemen Komunikasi FISIP Universitas Indonesia itu merasakan hidupnya lebih nyaman. Akun yang diikuti pun hanya yang terkait dengan profesi dan bidang yang disukai.
Source: Jawa Pos March 11, 2017 13:10 UTC