Konsumen mengaku sulit menemukan produk yang setara dengan Unilever. Meski begitu wanita yang akrab disapa Emil ini mengatakan sulit menemukan produk yang setara dengan Unilever. Tapi mungkin kalau ada produk yang sama bagusnya dan murah, akan coba beralih,” kata Emil. Meski begitu, jika konsumen kompak mengurangi konsumsinya, dia yakin Unilever akan memiliki pertimbangan menghentikan kampanye pro-LGBT mereka. “Mungkin akan coba beralih kalau ada produk lain yang ekonomis tapi kualitasnya nggak kalah bagus, tapi sampai sekarang saya belum ketemu,” ujarnya.
Source: Republika June 29, 2020 05:48 UTC