Gambaran demokrasi di DKI sudah tidak sehat, tidak produktif, dan nilai demokrasi luluh lantak akibat ulah Ahok dan para pendukungnya. JawaPos.com - Sikap Basuki Tjahaja Purnama yang menasbihkan dirinya untuk maju di Pilkada DKI Jakarta dari jalur partai politik (parpol) telah merusak tatanan demokrasi di Pilkada DKI. Upaya itu dilakukan dengan menggerakan Teman Ahok yang mengumpulkan KTP dengan jumlahnya yang mencapai 1 juta. Asep mengakui, bahwa Ahok untuk maju sebagai calon gubernur Jakarta dari parpol adalah pilihan logis yang pasti sudah direncanakan sejak awal. Pasalnya pria yang biasa disapa Ahok itu dengan lantang menggunakan jalur indeependen untuk maju agar bisa melanjutkan kekuasaannya di periode kedua.
Source: Jawa Pos July 28, 2016 07:07 UTC