Dwi diduga terlibat jaringan pelaku teror bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta pada Selasa (5/8/2016) lalu. Ia mengatakan, sebelumnya kelompok jaringan ini sudah berencana melakukan aksi bom bunuh diri di Bali. Selain itu, lanjut dia, Dwi juga sebagai kurir bahan peledak yang digunakan saat aksi bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta. Sebelum penangkapan terhadap Dwi di tempat kerjanya, Densus 88 telah mengamankan tiga orang yang diduga terkait bom bunuh diri di Mapolresta Kota Solo. Adapun W dan CBS diduga membantu menyembunyikan Nur sebelum melakukan bom bunuh diri.
Source: Kompas August 19, 2016 07:18 UTC