Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Gus Sholah ini usai mengisi acara ICMI 'Sosialisasi Empat Pilar' di MPR, Sabtu (23/9). "Anak-anak muda NU yang tidak merasakan suasana yang terjadi pada tahun 1965 ke belakang, jangan melupakan (kekejaman) ini. Kalau (warga Nahdliyin) yang mengalami gak mungkin lupa," kata pria yang akrab disapa Gus Sholah ini. Gus Sholah menjelaskan PKI dan Komunisme menjadi momok sejarah bangsa ini karena bahaya laten ideologis itu masih ada. Terkait upaya rekonsiliasi kedua belah pihak, menurut Gus Sholah rekonsiliasi ini sebenarnya sudah berjalan.
Source: Republika September 23, 2017 09:56 UTC