GRESIK, KOMPAS.com – Setelah FIFA mencabut sanksinya terhadap Indonesia, dan PSSI telah memilih pengurus baru dengan Letnan Jenderal Edy Rahmayadi sebagai ketua umum baru, harapan pun terus bermunculan dari para pelaku sepakbola Nasional. Ia berharap gerbong kepengurusan PSSI yang baru dapat mewujudkan kompetisi yang bagus dan tertata rapi, termasuk pembinaan usia dini. Makanya, saya berharap PSSI menyadari hal ini, jika memang kompetisi terstuktur harus dimulai dari usia muda,” tutur Edu, sapaan akrab Eduard Tjong, Sabtu (19/11/2016). Kala itu, tidak adanya kompetisi usia muda yang mumpuni membuat Edu kesulitan dalam mencari dan menentukan pemain untuk skuad Garuda Muda. Jadi, setiap pelatih yang nanti ditugasi dapat melihat bakat mana saja yang layak menghuni tim dari kompetisi tersebut.
Source: Kompas November 20, 2016 11:36 UTC