Medan, Beritasatu.com - Ribuan ternak babi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang mendadak mati diduga tidak hanya terjangkit virus Hog Cholera atau Kolera Babi, melainkan juga terindikasi virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika. Hal itu berdasarkan hasil uji laboratorium sampel bangkai babi di Medan yang dilakukan Balai Veteriner Medan. "Saya katakan indikasi karena selama ini tidak pernah ada dan saya katakan sampai saat ini tidak ada serangan virus ASF, tapi kalau indikasi ASF, iya. Karena katanya, virus ASF ini belum pernah ada di Indonesia dan belum ada obatnya. Baca : Demam Babi Mewabah di Sumut, Warga Buang Bangkai ke SungaiDari 11 kabupaten/kota tersebut sebanyak 4.682 ekor babi dilaporkan mati akibat virus ini.
Source: Suara Pembaruan November 08, 2019 04:20 UTC