Tempo/ Aditia NoviansyahTEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indoneisa (MUI) Tengku Zulkarain mengatakan dirinya masih akan kembali ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, meski dihadang oleh masyarakat adat Dayak setempat. Insiden itu terjadi di landasan pacu Bandara Susilo Sintang, saat Tengku baru akan turun dari pesawat yang tiba dari Pontianak. “Kalau mau saya kan bisa jelaskan, saya MUI bukan FPI, kan saya datang mau ceramah. “Saya pribadi tak lapor, tapi belum tahu kalau institusi (MUI), karena saya datang bawa nama MUI juga. Kan saya wasekjen.”Ustad yang mengaku sudah berdakwah selama lebih dari 15 tahun ini berujar akan menunggu keputusan rapat MUI, mengenai tindak lanjut aksi penolakan itu.
Source: Koran Tempo January 12, 2017 20:48 UTC