Dokter RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Dien Kalbu Ady, menjelaskan sunat di antaranya dapat mengurangi risiko infeksi penyakit seksual menular (PSM) human papilloma virus (HPV) dan penyakit seksual menular seperti herpes atau sifilis. Mencegah fimosisdr. Dien menerangkan, sunat dapat pula mencegah terjadinya penyakit pada penis, seperti nyeri pada kepala atau kulup penis yang disebut fimosis. Baca juga: 12 Penyakit Menular Seksual yang Harus DiwaspadaiHal itu bisa terjadi karena kulup penis yang tidak disunat sulit untuk ditarik. Mengurangi risiko infeksi saluran kemih (ISK)Sunat juga dapat mengurangi risiko infeksi saluran kemih yang dapat merujuk kepada masalah ginjal. Infeksi ini pada umumnya lebih sering terjadi pada orang yang tidak menjalani sunat.
Source: Kompas October 05, 2020 03:33 UTC