JawaPos.com – Realisasi investasi hulu minyak dan gas tahun ini diperkirakan meleset dari target USD 12 miliar. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperkirakan realisasi investasi hulu migas hanya mencapai USD 10,5–11 miliar. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher menyatakan, dalam dua tahun terakhir, investasi hulu migas di Indonesia turun karena rendahnya harga minyak dunia. Investasi hulu migas yang terus turun juga berdampak terhadap melesetnya target lifting atau produksi siap jual migas tahun ini. Sementara itu, tahun depan SKK Migas memperkirakan investasi hulu migas mencapai USD 12 miliar.
Source: Jawa Pos December 14, 2017 12:45 UTC