Siapa yang aktif bicara dan yang diam tak lepas dari kalkulasi kepentingan politik. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar politik Islam dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat menilai dalam tahun politik ini semua ucapan tokoh publik akan mengundang tafsir politik, apalagi yang menyangkut isu agama. Hal ini terkait dengan puisi Sukmawati Soekarnoputri yang dilaporkan oleh Politisi Partai Hanura karena dinilai menistakan agama Islam. "Menjadi lebih sensitif lagi ketika sentimen agama terlibat, karena saat ini agama sangat instrumental dalam kontestasi politik," ujar Komaruddin kepada Republika.co.id, Selasa (3/4). "Siapa yang aktif bicara dan yang diam tak lepas dari kalkulasi kepentingan politiknya," ucap dia.
Source: Republika April 03, 2018 12:33 UTC