KOMPAS.com -- Manusia prasejarah ternyata sudah memiliki pengetahuan akan bahaya perkawinan sedarah. Sebuah penelitian mengungkapkan bagaimana nenek moyang kita 34.000 tahun yang lalu mengembangkan jaringan sosial dan perkawinan yang canggih, dan dengan sengaja mencari pasangan di luar keluarga mereka. "Apa ini berarti bahwa manusia yang hidup di masa Palaeolitik Atas, yang tinggal di sebuah kelompok kecil, sudah memahami pentingnya mengindari perkawinan sedarah," katanya. Sebagai perbandingan, hasil penelitian genomik dari manusia Neanderthal dari Pegunungan Altai yang hidup sekitar 50.000 tahun yang lalu menunjukkan bahwa mereka tidak menghindari perkawinan sedarah. "Kami tidak tahu mengapa kelompok manusia Neanderthal Altai melakukan perkawinan sedarah," kata Profesor Martin Sikora, peneliti dari Universitas Kopenhagen.
Source: Kompas October 07, 2017 09:56 UTC