Menurut keterangan sang ibu, Levi Havron, cedera sang anak kemungkinan diperparah oleh penanganan awal pascakecelakaan yang tidak sesuai prosedur. Lexi yang jatuh pada 2024 disebut sempat dibopong, didudukkan di kursi roda, lalu dibawa ke rumah sakit menggunakan taksi, bukan ambulans. Lantas seperti apa penanganan pertama yang tepat bagi korban jatuh dari ketinggian? Sekretaris Jenderal Himpunan Fasyankes Dokter Indonesia (HIFDI) dr Putro S Muhammad mengatakan pada kasus jatuh dari ketinggian korban secara klinis harus diasumsikan berisiko mengalami cedera serius, termasuk cedera tulang belakang. Menurut dr Putro, prinsip utama penanganan awal pada kasus jatuh dari ketinggian adalah menjaga korban tetap stabil, membatasi pergerakan, dan segera melakukan evakuasi melalui layanan medis darurat menggunakan ambulans.
Source: Republika February 02, 2026 17:42 UTC