Beberapa isu yang hangat dibicarakan meliputi pengembalian dana pelanggan, kerja sama dengan mitra, hingga klaim yang dibuat oleh mantan karyawan yang membicarakan praktik bisnis yang dilakukan OYO di Indonesia. “Kami selalu siap untuk merespons setiap kritik atau keluhan yang langsung disampaikan kepada kami melalui saluran resmi OYO Indonesia. Kami juga terus mengimbau kepada para stakeholder kami, termasuk mitra, pelanggan dan vendor untuk secara langsung berkomunikasi dengan pihak OYO dan menyampaikan keluhan yang ada melalui saluran resmi kami,” katanya. Terkait kerja sama dengan mitra dan vendor, kata dia, saat ini 20 persen mitra OYO masih belum dapat mengoperasikan hotel mereka karena pandemi yang masih berlangsung. OYO mencatat, mitra pemilik properti telah mengalami pertumbuhan hingga 2,5 kali lipat saat bekerja sama dengan OYO.
Source: Jawa Pos September 04, 2020 12:35 UTC