ANTARA/Mohammad AyudhaTEMPO.CO, Bogor - Sekolah di Kota Bogor direkomendasikan menggunakan kurikulum darurat karena wilayah itu berada pada zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19. Sekretaris Dinas Pendidikan atau Disdik Kota Bogor Dani Rahadian menyatakan sekolah belum bisa melakukan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi ini. Kendati sekolah harus menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh, Pemerintah Kota Bogor terus berupaya meningkatkan infrastruktur pendukung. Untuk zona merah dan oranye, pendidikan tatap muka tetap dilarang dan diminta melanjutkan pendidikan jarak jauh atau PJJ. “Kalau sekolah membuka pembelajaran tatap muka kemudian orangtua tidak setuju anaknya masuk sekolah, bisa melanjutkan PJJ.
Source: Koran Tempo September 04, 2020 12:33 UTC