Namun, Jokowi harus tetap bersaing dengan nama lain, seperti Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Menurut Rofiq, Jokowi banyak didukung kader Perindo karena menunjukkan prestasi yang satu arah dengan cita-cita politik Partai Perindo. (Baca juga: Usung Jokowi, Perindo Tegaskan Hary Tanoe Tak Pernah Nyatakan Maju Pilpres)Kendati demikian, lanjut Rofiq, Hary Tanoe tidak memaksakan diri menjadi satu-satunya calon presiden dari Perindo. "Tapi dari nama nama yang ada itu memang lebih mengarah ke Jokowi karena gagasan dan cita-cita politik Perindo itu bisa ditempel di Jokowi," kata dia. Perindo juga akan membuat suatu konsensus secara nasional untuk melakukan rekrutmen caleg potensial di setiap dapil.
Source: Kompas August 04, 2017 02:22 UTC