REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kampanye daring yang harus diupayakan pasangan calon (paslon) dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020, terganjal sulitnya jaringan internet di sejumlah daerah. Menurut Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS), Arman Salam, paslon dapat memanfaatkan ruang publik saat kampanye dilakukan di tengah pandemi Covid-19. "Menurut saya memang dimaksimalkan fungsi ruang publik," ujar Arman saat dihubungi Republika belum lama ini. Dengan demikian, tim kampanye harus bisa mempopulerkan paslon untuk meningkatkan tingkat keterkenalan di wilayah tersebut melalui ruang publik apabila internet memang tidak cukup memadai. Selain itu, tim kampanye juga dapat menggunakan mobil keliling yang membawa layar untuk menampilkan wajah paslon beserta visi, misi, dan programnya.
Source: Republika October 11, 2020 11:25 UTC