Seteja mengaku malu setiap hari dibully teman sekolahnya karena terdapat benjolan di mata. Bilangnya mata saya besar,” ujarnya saat ditemui di rumahnya di Kampung Utan, RT02/29, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung. Meski pernah dioperasi dan menghabiskan dana hingga puluhan juta, mata Suteja belum juga sembuh seperti semula. Tumor sudah bersarang di mata Suteja sejak beberapa tahun lalu. ”Saya belum pernah dapat bantuan, karena saya juga hanya memohon bantuan di tingkat RT/RW saja,” ucapnya.
Source: Jawa Pos July 27, 2017 10:18 UTC